5 Tanda Dak Beton Anda Perlu Waterproofing Segera (Studi Kasus Denpasar)
Jangan tunggu plafon ambruk. Simak 5 tanda visual dak beton bocor yang sering terjadi di rumah wilayah Denpasar dan Badung.

Mengapa Dak Beton di Bali Sering Bocor?
Cuaca ekstrem di Denpasar dan Badung, dengan panas terik yang berganti hujan deras secara tiba-tiba, menyebabkan thermal shock pada struktur beton. Hal ini membuat dak beton mudah mengalami retak rambut (hairline crack) yang menjadi celah masuknya air.
5 Tanda Kebocoran yang Wajib Diwaspadai
- Noda Kuning di Plafon: Tanda awal rembesan air dari dak lantai atas.
- Cat Dinding Menggelembung (Blistering): Air terperangkap di bawah lapisan cat, sering terjadi di dinding area Renon dan Sanur yang lembab.
- Bau Apek di Ruangan: Indikasi pertumbuhan jamur akibat kelembapan tinggi.
- Genangan Air di Dak (Ponding): Kemiringan lantai yang salah membuat air tertahan dan merusak beton.
- Retak Struktur: Celah visual yang terlihat jelas pada permukaan lantai dak.
Solusi Terbaik: Membran Bakar vs Coating?
Untuk area dak terbuka (rooftop) di Bali, kami sangat menyarankan penggunaan Waterproofing Membran Bakar (Torch-on System). Mengapa?
- Ketahanan UV: Material aspal modifikasi sangat tahan terhadap panas matahari Denpasar.
- Elastisitas Tinggi: Mampu menutupi retakan beton yang memuai-susut.
- Garansi 5 Tahun: Di Waterproofing Denpasar, kami memberikan garansi resmi untuk pemasangan membran bakar.
Studi Kasus: Perbaikan Rumah Mewah di Panjer
Bulan lalu, tim kami menangani kebocoran parah di sebuah villa di Panjer. Air merembes hingga merusak plafon gypsum ruang tamu. Solusi yang kami terapkan adalah aplikasi Membran Bakar Granule 3mm. Hasilnya? Kebocoran berhenti total 100% dan klien sangat puas.
Jangan tunggu sampai plafon ambruk. Hubungi Waterproofing Denpasar hari ini untuk survei lokasi gratis.
Admin
Dipublikasikan 18 Desember 2025
